Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Trasportasi Bus Di Bali Kurang Diminati?

Hello Bro n Sis, Trasportasi Bus Di Bali Kurang Diminati? - Kali ini aku mau berbagi cerita sedikit pengalaman mengikuti gebrakan pemerintah pulau dewata dalam memberikan fasilitas khususnya dari pelayanan warga di bidang transpor publik. www.3835.info

Bus Trans Metro Dewata

Sekitar bulan Oktober 2020 di Denpasar sudah hadir Bus Trans Metro Dewata dimana untuk trayek perdana di tujukan untuk koridor Gor Ngurah Rai Bandara Ngurah Rai, Selanjutnya selang sebulah hadir lagi Bus baru dari perum PPD yang siap melayani dengan segmen berbeda.

Perum PPD hadir dengan 2 jenis bus yakni bus listrik dan satu lagi Bus KSPN, untuk bus listrik melayani warna kota denpasar dan Bus KSPN sesuai namanya melayani Kawasan Strategis Pariwisata Nasional.

Secara Pribadi aku sudah pernah naik ini bus secara langsung, semuanya bus baru, perpedaannya adalah untuk trans metro dewata memang di tujukan untuk jarak dekat dengan posisi tempat duduk berhadap hadapan kiri dan kanan. jadi penumpang menurut aku tak begitu nyaman lantaran duduknya menghadap ke samping, tetapi hal ini tak berpengaruh lantaran jarak tempuhnya tak terlalu jauh.

Berbeda halnya dengan bus KSPN yang menempuh jarak yang lebih jauh yakni Amed Karangasem, Pura Besakih, Singaraja Bali dari bandara Ngurah Rai. posisi tempat duduk sudah seperti bus pada umunya yang menghadap depan serta kualitas jok sudah sangat nyaman.

Bagi yang penasaran dengan fasilitas Bus Trans Metro Dewata bisa simak tayangan berikut, selamat menyaksikan


Sedangkan untuk fasilitas Bus Listrik dan KSPN bisa simak video amatir berikut, aku coba membuat sedetail mungkin agar kamu lebih lengkap infonya.


Dari tayangan ini beberapa point yang bisa aku berikan setelah mengikuti dalam beberapa bulan pada kedua bus ini, ini berdasarkan pengalaman aku secara pribadi saat melakukan perjalanan dari bandara Ngurah Rai memakai Bus Trans Metro Dewata, tayangannya juga sudah aku abadikan dalam bentuk Video, dibawah ini.


Kekurangan yang paling penting harus di berikan ke publik saat di bandara bagi Bus Trans Metro Dewata dan Bus KSPN adalah keberadaan Halte di bandara Ngurah Rai

Yup Halte ini harus segera di wiujudkan, sebab pengguna pastinya akan menunggu di sana, seperti keadaan sekarang halte cuma papan kecil dan jika cuaca hujan maka penumpang menunggu sambil kehujanan. untuk Bus KSNP bahkan tidak aku temukan di Lokasi Hik Sedih.

Selain itu update halte juga harus sering di infomrasikan, apalagi untuk bus KSPN yang jaraknya lumayan jauh, tujuannya agar penumpang tahu jalur mana yang akan di lalui jadi bisa turut menumpang. 

Rute bus KSPN memang sudah sangat jelas di jabarkan saat aku kunjungan ke perum PPD, tetapi proses pengenbangan sepertinya jalan di tempat, berbeda dengan Trans Metroi Dewata dimana di bukanya koridor baru dari Sentral Parkir ke Tabanan serta Koridor berikutnya dari Dalung ke jl Matahari terbit.

Apakah karena unit bus sangat terbatas untuk KSPN dan Bus Listriknya, bus listrik yang melayani kota denpasar juga aku jarang lihat beroperasi, dugaan aku sih karena jumlahnya terbatas, hanya 2 unit. berbeda dengan trans metro dewata yang jumlahnya puluhan.

Selama naik Bus aku merasakan bus ini belum banyak di manfaatkan warga, beberapa warga lebih memilih naik transport pribadi. selian itu metode pembayaran harus pakai E Money.

Tak semua sadar akan keberadaan e money ini, selain itu edukasi ke warga sangat minim, pemerintah atau kepala pemerintahan tak memberi contoh untuk naik bus, jadi ya warganya pun terkesan cuek akan bus ini, padahal investasi untuk bus ini sudah sangat besar.

Untuk Bus Trans Metro Dewata ada satu jalur yang menurut aku aneh yakni Jalan teuku umar, jalan ini hanya di lewati jalur dari Gor Ngurah Rai ke bandara saja, tak melayani Jalur Sebaliknya, Padahal dari sisi tujuan, jl teuku umar merupakan jalan utama untuk perbankan, kuliner, elektronik, pokoknya nya jalur bisnis dan pariwisata, harusnya jalur dua akses, bukan hanya satu arah.

Kabar menarik lain adalah

Jalur tegal Bus koridor K02 dari bandara Ngurah Rai saran aku di alihkan ke jalan teuku Umar lalu Ponegoro bank BII lalu ke jalan Veteran dan Gor Ngurah Rai, Sebab jalur terminal tegal sudah di lalui oleh Bus K 01 yang menuju Tabanan.

Selain itu Jalur dari bandara ke Denpasar Ini mengapa tak lewat pantai Kuta? Kuta adalah cermin Bali, ini yang sangat membuat pertanyaan besar?

Apakah Bus Kurang di minati? menurut aku sih bukan kurnag di minati, beberapa hal seperti trayek kurang menjangkau wilayah strategis di Bali. Penempatan halte di bandara Ngurah rai Harus Segera agar penumpang lebih nyaman dalam menunggu.

Selanjutnya jika memang di tujukan untuk mengajak warga pindah untuk naik bus, pemerintah juga dong memberikan wujud nyata untuk turut naik Bus ketika ke kantor, ya minimal seminggu sekali gutu naik bus.

Tujuannya agar pemerintah juga tahu jalur mana saja sih yang harus ada jalur busnya, dengan ikut naik bus pastinya paham kebutuhan warga. Misalnya bus jalur bisnis seperti teuku umar harus ada dua arah. 

Atau jalur renon yang memang terdapat banyak kantor pemerintah, selain itu ada juga jalur yang masuk puspem badung yang memang banyak pegawai yang akan ikut naik.

Trasportasi Bus Di Bali Kurang Diminati? - Secara pribadi aku sih berharap trasnportasi umum di Bali makin berkembang, agar kemacetan bisa di atasi, Langkah nyata dari pemerintah sangat di tunggu, bukan hanya menyediakan lalu di lupakan.

Post a comment for "Trasportasi Bus Di Bali Kurang Diminati?"