Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

MotoGP Tanpa Marquez atau Rossi Lebih Berwarna? [opini]

Hello Bro n Sis, MotoGP Tanpa Marquez atau Rossi Lebih Berwarna? Musim balap 2020 membuat peta persaingan sangat sengit, hal ini lantaran sang juara dunia 2019 tak bisa mengikuti balapan mulai seri ke 2 hingga tulisan ini aku buat. MM93 mengalami patah tulang dan harus melakukan pemulihan. www.3835.info

Valentino Rossi Marc Marquez

Seperti yang kita ketahui jika pembalap yang berjuluk the babby alien ini terjatuh di beberapa lap menjelang finish seri perdana MotoGP tahun ini. Dari kecelakaan Marquez 2020 tersebut mengharuskan dirinya masuk RS dan melakukan operasi.

Kabar lain yang menarik adalah

Pada saat seri ke 2 mulai, Marc Marquez sempat berujar akan membalap dengan kondisi baru abis operasi pasang plat di lengan, tetapi saat sesi qualifikasi 1 akhirnya doi menyurutkan keinginan tersebut dan batal balapan, Putusanpun di ambil setelahnya, jika MM93 fokus ke pemulihan dan mengesampingkan jelar juara musim balap 2020.

Dengan tanpa adanya MM93 banyak rider yang bermunculan sebagai juara, Kebangkitan KTM juga sangat luar biasa dan membuat 2 ridernya silih berganti sebagai pembalap yang naik podium seperti Brad Binder dan Pol Espargaro.

Beberapa pengamat dan pembalap motogp Juga berpendapat bagaimana tanggapannya MotoGP tanpa Marquez. Aku tak mau mengerucut ke tanggapan rider siapa karena terkesan mengadu domba.

Ini menurut aku pribadi saja seperti apa balapan tanpa Marc Marquez, di awal balap sempat terlihat bagaimana keperkasaan Marquez ketika sempat tergelincir lalu menduduki posisi 10 besar dan akhirnya kembali ke posisi ke 2 sebelum terjatuh lagi.

Sang rider Repsol Honda satu ini memang pintar dan memiliki kemampuan lebih plus motor serta team yang sangat baik. Kombinasi tersebut bisa di maksimalkan dan meraih prestasi.

Team lain juga sama baiknya tetapi belum menghasilkan perpaduan yang pas sehingga tak berprestasi. Kembali lagi ke jalannya balapan ketika tak ada Marquez.

Oleh karena sejak naik ke kelas utama selalu mendominasi setelah tak ada dirinya di sirkuit ya terasa tak ada acuan bagi rider lain. Semua pembalap berjuang dan meningkatkan performa sendiri sendiri termasuk catatan waktu mereka.

Pembalap lain seperti bebas berekspresi dalam artian mereka sepertinya tak ada beban menurut aku. tak ada pesaing yang harus di lampaui, persaingan lebih santai.

Hal ini sangat wajar menurut aku, Marc Marquez adalah yang terbaik hingga musim balap 2019. Tanpa dia ya memang terasa tak ada yang mendominasi, semua prediksi masih tak akurat.

Dominasi Marquez bukan tanpa alasan, seperti yang sudah aku bilang, perpaduan rider, mesin dan team yang sangat solid menjadikannya sebuah kekuatan yang baik.

Marquez muncul sebagai bintang sekaligus lawan yang sangat kuat dan setiap rider ingin mengalahkannya. begitu tak ada dirinya di balapan terasa hambar.

Bagaimana jika MotoGP Tanpa Rossi? pertanyaan ini sepertinya sudah mendekati kenyataan. Rider gaek tersebut sudah menjelang pensiun dalam beberapa musim ke depan.

Jika menjawab pertanyaan jika Race tanpa VR46 sih aku rasa sama kondisinya seperti jika Tanpa Marquez, bedanya apa coba?

Beberapa tahun lalu Rossi pernah juga kok tak membalap karena cidera, kondisinya sama persis, cuma kala itu pesaing utamanya dalam memperebutkan gelar sudah pasti seperti Marquez dan Jorge Lorenzo.

Semua ada masanya, Marquez mengalami cidera ketika berada di puncak, otomatis terasa hambar, Jika tanpa Rossi dalam beberapa tahun mendatang, aku rasa sih baik baik saja. memang sudah waktunya pensiun.

Marquez juga demikian tak akan membalap terus, saat usia nya renta pasti akan pensiun juga dan muncul rider lain, demikian seterusnya.

MotoGP Tanpa Marquez atau Rossi Lebih Berwarna? - Mereka ini adalah bintang di lintasan, jika tanpa keduanya pasti memang hambar. bagai sayur tanpa garam. Happy Holiday

Post a Comment for "MotoGP Tanpa Marquez atau Rossi Lebih Berwarna? [opini]"