Syarat dan Ketentuan Lomba Ogoh Ogoh Denpasar Bali

Hello Bro n Sis, Syarat dan Ketentuan Lomba Ogoh Ogoh Denpasar Bali - Kota Denpasar dalam menyambut hari raya Nyepi tahun baru Caka tiap tahun selalu mengadakan lomba Ogoh - ogoh, Bagi yang ingin mengikuti Lomba Ogoh - ogoh ada baiknya anda menyimak ulasan berikut agar design atau ogoh- ogoh karya anda tidak terkena diskualifikasi dan gagal melanjutkan ke tahap berikutnya. www.3835.info


Adapun Seleksi ogoh-ogoh Nyepi yang saya dapatkan dari Dinas Kebudayaan Kota Denpasar yang akan dilaksanakan dengan memperhatikan kreteria teknis sebagai berikut :

Ogoh-ogoh yang akan mengikuti seleksi mendaftarkan keikutsertaannya di Dinas Kebudayaan Kota Denpasar di Bidang Kebudayaan sesuai jadwal

Peserta yang telah terdaftar di Dinas Kebudayaan Kota Denpasar adalah peserta yang akan diseleksi oleh Tim Seleksi Ogoh-ogoh Dinas Kebudayaan Kota Denpasar.

Bentuk dan tema ogoh-ogoh disesuaikan dengan Buku Panduan Ogoh-ogoh Pengerupukan yang dikeluarkan oleh Dinas Kebudayaan Kota Denpasar.

Ogoh-ogoh dibuat tidak menggunakan Bahan styrofoam/gabus/spon, serta harus dibuat dengan bahan ramah lingkungan : (ulat-ulatan bambu, kayu, kertas, guungan, gedeg, rotan atau penyalin, bahan yang ramah lingkungan). Styrofoam juga tidak diperbolehkan pada Bataran/Bale Tatakan Ogoh-ogoh).

Kawat jaring hanya boleh digunakan pada aksesoris seperti kamen, saput, selendang, gelung dan rambut.

Karet sandal hanya diperbolehkan pada aksesoris (gelang, kamen, badong). Besi dan las diperbolehkan dalam penguatan struktur konstruksi.

Tinggi ogoh-ogoh minimal 3 meter dan maksimal 5,5 meter diatas permukaan tanah/lantai sudah termasuk pustek (tatakan) dengan sanan.

Rancang bangun selain mempertimbangkan estetika juga mempertimbangkan penggunaan teknologi modern.

Seleksi ogoh-ogoh akan dilaksanakan oleh Tim seleksi Dinas Kebudayaan Kota Denpasar dengan mengamati dan menilai ke masing-masing Kecamatan mulai Pukul 09.00 wita

Untuk mengamati proses pembuatan ogoh-ogoh dan penggunaan bahan-bahan akan diadakan pemantauan oleh Tim seleksi Dinas Kebudayaan Kota Denpasar diluar jadwal tersebut diatas.

Dalam penilaian ogoh-ogoh diwajibkan menyiapkan sinopsis dan dokumentasi proses awal (Pembuatan Rangka Ogoh-ogohnya).

Panitia Seleksi Ogoh-ogoh akan menetapkan 8 (delapan) Ogoh-ogoh dari masing-masing kecamatan sebagai nominator dan setiap Ogoh-ogoh yang ditetapkan sebagai nominator diberikan Penghargaan berupa uang sebesar Rp. 10.000.000,- dipotong pajak.

Ogoh-ogoh yang sudah 2 (kali) berturut-turut masuk nominasi Tingkat Kota Denpasar, untuk selanjutnya disidik (tidak diikut sertakan) selama 2 Tahun (2 kali penilaian) selanjutnya diperkenankan kembali.

Dasar dan fokus penilaian Ogoh-ogoh antara lain :
  1. Komposisi : bentuk, rancang bangun, proporsi, anatomi, penataan warna, dan aksesoris.
  2. Kreativitas : tema, keunikan, teknologi, dan ornamentasi.
  3. Ekspresi : karakter dan interpretasi makna simbolik.
  4. Ketaatan di dalam menggunakan bahan ramah lingkungan.

Penetapan hasil seleksi diumumkan di masing-masing Kecamatan, Keputusan Nominasi Ogoh-ogoh oleh Tim Seleksi Dinas Kebudayaan Kota Denpasar bersifat tetap dan tidak dapat diganggu gugat.

Nominator Ogoh-ogoh hasil seleksi tahun diserahkan sepenuhnya kepada Jro Bendesa Desa Pakraman untuk mengatur prosesinya dalam rangka menyambut Hari Suci Nyepi

Untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan mengusung Ogoh-ogoh pada saat perayaan Pengerupukan, kepada seluruh peserta pengusung Ogoh-ogoh yang berlangsung di masing-masing Catus Pata Kecamatan/Desa Pakraman dimohon untuk menyertakan pengamanan dikelompoknya masing-masing dengan memperhatikan:
  1. Melibatkan unsur pecalang desa/banjar masing-masing.
  2. Tidak menampilkan identitas partai, unsur-unsur pornografi maupun unsur-unsur absurditas lain yang bertentangan dengan nilai-nilai positif.
  3. Tidak diperkenankan membawa senjata tajam dan peralatan yang dapat mengganggu ketertiban umum seperti : membawa petasan, mercon, kembang api, alat-alat peledak lainnya serta miras.
  4. Tetap mengedepankan nilai-nilai luhur dengan berperilaku sopan,tertib, dan berbusana adat.
  5. Gambelan pengiring ogoh-ogoh menggunakan gambelan tradisional Bali.

Ketentuan-ketentuan diatas diharapkan juga dapat diindahkan oleh masyarakat secara luas demi kenyamanan kita bersama menyambut Hari Suci Nyepi dan memaknai Catur Berata Penyepian memasuki Tahun Baru Caka

Syarat dan Ketentuan Lomba Ogoh Ogoh Denpasar Bali - Hal-hal yang belum dipahami agar dapat berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan Kota Denpasar dengan Contact Person : Dinas Kebudayaan : (0361) 243 672,  243 469

0 Response to "Syarat dan Ketentuan Lomba Ogoh Ogoh Denpasar Bali"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel